Print

KAJIAN PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU DAN PEMANFAATAN ECENG GONDOK SEBAGAI PENGHASIL BIOGAS

(Review of the Utilization of Tofu Waste Water and Utilization of Water Hyacinth as Producers of Biogas)

Oleh : Ardhaningtyas Riza Utami


ABSTRAK

Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari penguraian bahan organik oleh bakteri anaerobik pada tahap metanogenesis. Proses anaerobik ini terjadi didalam sebuah biodigester yang kedap udara (bebas oksigen). Biogas yang dihasilkan dari proses anaerobik sebagian besar terdiri dari gas metana. Energi yang terkandung dalam biogas tergantung dari konsentrasi metana (CH4) didalamnya. Hal ini disebabkan karena gas metan merupakan komponen utama biogas yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Biogas mempunyai nilai kalor yang cukup tinggi, yaitu sekitar 4800 sampai 6700 kkal/m3, sedangkan gas metana murni mengandung energi 8900 kkal/m3. Biogas dapat berfungsi sebagai energi pengganti bahan bakar fosil yang semakin langka. Pembuatan biogas yang akan dibahas dalam paper ini adalah biogas yang berasal dari limbah cair tahu dan eceng gondok. Kedua bahan tersebut selama ini tidak dikelola dengan baik sehingga membawa dampak negatif terhadap lingkungan. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan ternyata limbah cair tahu dan eceng gondok merupakan bahan yang kaya akan material organik, sehingga dapat dimanfaatkan menjadi biogas melalui proses anaerobik.

Kata kunci : Biogas, Proses Anaerobik, Limbah Cair Tahu, Eceng Gondok


ABSTRACT

Biogas is gas produced from the decomposition of organic matter by anaerobic bacteria in the methanogenesis stage. This anaerobic process occurs in an air tight biodigester (oxygen free). Biogas produced from the anaerobic process consists mainly of methane. The energy contained in biogas depends on the concentration of methane (CH4) therein. This is because methane is the main component of biogas used as fuel. Biogas has quite a high calorific value, which is about 4800 to 6700 kcal/m3, while pure methane gas has an energy content of 8900 kcal/m3. Biogas can serve as an energy substitute for fossil fuels which are becoming increasingly scarce. The production of biogas discussed in this paper is biogas derived from tofu waste water and the water hyacinth. Both of these materials have not been properly managed and thus bring negative impacts on the environment. Based on previous research it has been revealed that tofu waste water and water hyacinth are two materials with high organic content that can be utilized to produce biogas through anaerobic processes.

Keywords: Biogas, Anaerobic processes, Tofu waste water, Water hyacinth

| + - | RTL - LTR